Demi Penguatan Integritas, Kemenag Jember Dampingi Peserta E Learning KPK
KUAKALIWATES.COM – Upaya memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN) terus digencarkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan memberikan pendampingan penuh kepada para peserta dalam mengikuti E-Learning Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Batch 2 yang digelar pada Minggu, 15 September 2025.
Kegiatan ini berlangsung seharian penuh dengan dibagi menjadi empat sesi. Suasana pendampingan tampak serius namun tetap cair. Para peserta didampingi langsung oleh sejumlah pegawai yang ditugaskan, salah satunya Qudsy, S.E., M.M, Penata Layanan Operasional Kemenag Jember.
Dalam keterangannya, Qudsy menjelaskan bahwa pendampingan ini penting dilakukan agar para ASN Kemenag Jember benar-benar bisa mengikuti pelatihan secara maksimal. Menurutnya, kegiatan serupa juga sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun masih ditemukan berbagai kendala teknis.
“Ini E-Learning KPK Batch 2. Yang sebelumnya juga didampingi, tapi masih ada kesalahan. Karena itu, kali ini kami lebih giat lagi agar peserta dapat mengikuti dengan baik dan hasilnya lebih optimal,” ungkapnya.
Qudsy menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat integritas ASN Kemenag Jember. Pasalnya, integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik, terlebih di institusi yang memiliki tanggung jawab besar dalam bidang keagamaan.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti E-Learning KPK Batch 2 di lingkungan Kemenag Jember mencapai 125 orang. Mereka terdiri dari ASN berbagai unit kerja, mulai dari kantor Kemenag hingga KUA di tingkat kecamatan.
Mashur Imam, M.E., salah satu penyuluh agama di KUA Kaliwates, mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Menurutnya, tidak semua ASN terbiasa dengan teknologi atau sistem pembelajaran digital.
“Kalau ada ASN yang kurang menguasai teknologi, akhirnya juga bisa mengikuti E-Learning KPK dengan baik berkat adanya pendampingan ini. Jadi semua merasa terbantu,” tuturnya.
Mashur menilai kegiatan semacam ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Kemenag Jember dalam mendukung gerakan nasional pencegahan korupsi. Ia berharap, ilmu dan pemahaman yang diperoleh dari pembelajaran daring tersebut tidak berhenti sebatas teori, melainkan benar-benar diimplementasikan dalam kinerja sehari-hari.
Kegiatan E-Learning KPK sendiri merupakan program resmi yang dirancang untuk memperkuat budaya integritas di kalangan ASN. Materi yang disajikan mencakup pemahaman tentang nilai-nilai antikorupsi, etika birokrasi, hingga strategi pencegahan praktik koruptif di lingkungan kerja.
Dengan adanya pendampingan dari Kemenag Jember, diharapkan seluruh peserta tidak hanya mampu menyelesaikan materi pembelajaran, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai integritas dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Kemenag RI yang terus mendorong lahirnya ASN berkarakter, bersih, dan berintegritas, sehingga mampu menghadirkan birokrasi yang profesional sekaligus dipercaya publik.
