Gambar Sinergi! Kemenag Jember Akan Penguatan Data Administrasi Pesantren (Sumber: Istimewa)

Sinergi! Kemenag Jember Upayakan Penguatan Data Administrasi Pesantren

KUAKaliwates.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember bergerak cepat menggelar kegiatan pendampingan dan pembinaan bagi berbagai Pondok Pesantren pada Selasa (05/05). Langkah strategis ini diambil sebagai wujud komitmen nyata untuk meningkatkan mutu pesantren di Kabupaten Jember, khususnya dalam hal penataan dan penguatan data administrasi.

Acara pembinaan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd. Turut hadir mendampingi beliau adalah Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Dr. Akhmad Mustain Billah, S.Ag., M.Pd.I., serta Pengawas, Muhammad Zuhdi Alfian, M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Santoso menyampaikan harapan besarnya terhadap tata kelola lembaga pendidikan agama di wilayahnya. “Ke depan, semoga pesantren bertambah baik, utamanya di bidang administrasi,” ujarnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, Kemenag telah menyiapkan skema pendampingan terpadu. Nantinya, seluruh pesantren di Jember akan didampingi secara intensif oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), jajaran Pengawas, dan para Penyuluh Agama Islam (PAI). Secara khusus, para penyuluh diberikan mandat penting untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan validasi silang (kroscek) data pesantren di kecamatan masing-masing.

Dr. Santoso menekankan pentingnya akurasi data di lapangan untuk menghindari ketimpangan perizinan. “Salah satunya, catat pesantren yang ada tapi belum memiliki izin. Atau sebaliknya, ada izin tapi tak ada pesantrennya,” tegas beliau memberikan instruksi.

Tidak hanya mengandalkan kekuatan internal, Kemenag Jember juga memperluas sinergi dengan pemerintah daerah. Rencananya, Kemenag akan segera berkoordinasi dengan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jember, mengingat program pendataan dan penguatan pesantren ini sangat senada dengan visi serta program kerja Bupati Jember.

Instruksi tegas dari Kepala Kemenag ini langsung disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Mashur Imam, salah satu Penyuluh Agama Islam dari KUA Kaliwates, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk segera mengeksekusi tugas tersebut di lapangan. Baginya, tugas ini bukan sekadar pendataan administratif, melainkan investasi sosial untuk umat.

“Kami siap! Sebab semakin bermutu pesantren kita, akan semakin bermutu juga masyarakat kita,” ungkap Mashur dengan penuh optimisme.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *