Dilatih Rancangan Aktualisasi! Calon Penghulu KUA Kaliwates Ikuti Latsar CPNS Hingga Malam
KUAKALIWATES.COM- salah seorang calon penghulu di KUA Kec. Kaliwates merupakan peserta LATSAR CPNS Penghulu mengikuti sesi bimbingan yang dipandu oleh Dr. Hj. Heni, seorang widyaiswara di BDK Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian LATSAR CPNS yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam menyusun rancangan aktualisasi yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai calon pegawai negeri.
Kegiatan hari ini berlangsung sejak sore hingga malam hari menjelang waktu Sholat Isya’ dan diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah dari berbagai instansi yang berada di bawah naungan Kemenag se-Jawa Timur.
Dr. Hj. Heni memberikan bimbingan sistematis mengenai cara menyusun judul rancangan aktualisasi yang tepat. Tentunya judul tersebut bisa diperoleh setelah melalui analisis isu terlebih dahulu, hal ini merupakan penerapan materi pada agenda 1 yang sudah diikuti seluruh peserta latsar yaitu analisis isu kontemporer.
Peserta diminta terlebih dahulu untuk mengidentifikasi setiap isu yang terjadi di instansi masing-masing, kemudian dilakukanlah analisis, setidaknya ada 5 isu yang harus diungkap. Kemudian isu-isu tersebut dilakukan segenap rangkaian analisis dengan metode pertama yaitu: APKL (aktual, problematik, kekhalayakan, dan layak) yang hasilnya akan memfilter dari 5 isu tersebut menjadi 3 isu prioritas.
Kemudian dilakukan analisis dengan metode kedua yaitu dengan metode USG (Urgency, Seriousness, and Growth), dengan metode kedua ini akan terungkaplah satu isu prioritas yang harus dientaskan oleh peserta dalam waktu sebulan ke depan. Hal itu yang akan dituliskan dalam sebuah laporan yang akan dipresentasikan pada kegiatan LATSAR klasikal di BDK Surabaya.
Beliau menekankan pentingnya mendiskusikan topik tersebut dengan mentor masing-masing, mengingat setiap unit kerja memiliki kondisi yang berbeda-beda.
“Monggo mas-mas silahkan didiskusikan dengan mentornya terkait judulnya, karena yang paling mengerti keadaan unit kerja masing-masing adalah mentor, adapun kami hanya bisa memberikan saran terkait tatacara dan metode penulisan dan aktualisasinya saja”, katanya.
Melalui sesi ini, para peserta diharapkan dapat lebih memahami cara menyusun judul rancangan aktualisasi yang aplikatif dan relevan dengan lingkungan kerja mereka. Bimbingan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan para peserta untuk mengimplementasikan rancangan tersebut dalam pekerjaan mereka sebagai CPNS.
“alhamdulillah kami mendapat banyak insight baru terkait Rancangan Aktualisasi yang akan kami laksanakan, mulai dari tatacara identifikasi isu, kemudian analisis isu menggunakan berbagai metode seperti APKL, USG dan diagram Fish Bone, jadi zoom kami hingga menjelang adzan isya ini memberikan setidaknya banyak pengetahuan baru bagi kami demi kebermanfaatan KUA kami ke depannya”, jelas Mas Eka
“Alhamdulillah berkah dari zoom Bu Heni saya menemukan judul yang tepat untuk Rancangan Aktualisasi saya, hehe”, ujarnya sambil tersenyum tipis.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias para peserta yang siap untuk melanjutkan proses LATSAR menuju tahapan berikutnya, dengan bekal pengetahuan yang lebih matang mengenai cara penyusunan dan penerapan rancangan aktualisasi di dunia kerja.
Tentunya hal tersebut dapat menunjang pengetahuan sehingga ke depannya diharapkan hal tersebut menjadi bekal bagi para ASN muda untuk memberikan warna perubahan di Instansi masing-masing.
Hal ini untuk menepis stigma masyarakat bahwa menjadi ASN kerjanya enak, akan tetapi apa yang sudah dijalani dan dilalui oleh ASN muda, segnap kucuran keringat dan jerih payah hingga tengah malam adalah bukti dan tekad bahwa instansi pemerintahan akan terus berubah berbenah dari masa ke masa.
