Penyuluh KUA Kaliwates Hadiri Maulid Nabi di RS Paru Jember, Tekankan Cinta Allah dan Rasulullah

KUAKALIWATES.COM– Rumah Sakit Paru Jember menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (12/09), dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh KH. Sayyid Abdurrahman Dawam, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaliwates, yang akrab disapa Gus Dur. Kehadirannya membawa nuansa berbeda karena beliau menyampaikan pesan-pesan religius yang menyentuh hati para jamaah.

Dalam tausiahnya, Gus Dur menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW sebagai fondasi keimanan seorang Muslim. Ia mengutip sebuah ungkapan hikmah yang berbunyi:

“كُنْ لِي كَمَا أُرِيدْ، أَكُنْ لَكَ كَمَا تُرِيدْ”

Artinya, “Jadilah untuk-Ku sebagaimana yang Aku inginkan, maka Aku akan menjadi untukmu sebagaimana yang engkau inginkan.” Ungkapan ini mengajarkan bahwa ketaatan seorang hamba kepada Allah akan berbalas dengan kasih sayang dan pertolongan dari-Nya.

Selain itu, Gus Dur juga membacakan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a.:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ النَّبِيُّ ﷺ
«لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ، وَوَلَدِهِ، وَالنَّاسِ أَجْمَعِين

“Tidaklah salah seorang di antara kalian beriman (dengan sempurna) hingga aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari no. 15, Muslim no. 44).

Hadis tersebut, lanjut Gus Dur, menunjukkan bahwa mencintai Rasulullah SAW bukan sekadar bagian dari sunnah, tetapi menjadi syarat kesempurnaan iman. Beliau mengingatkan hadirin bahwa kecintaan kepada Nabi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dengan mengikuti sunnah beliau, menjaga akhlak mulia, maupun memperbanyak shalawat.

Acara peringatan Maulid Nabi di RS Paru Jember ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sosial. Pihak rumah sakit bersama tamu undangan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Kehadiran anak-anak ini menambah keberkahan sekaligus mengingatkan pentingnya berbagi kasih sayang kepada sesama.

Para pegawai rumah sakit, pasien, hingga masyarakat sekitar yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Lantunan shalawat dan doa bersama menggema di ruang pertemuan, menghadirkan suasana hangat dan penuh kekhidmatan.

Kepala RS Paru Jember menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gus Dur dan para penyuluh agama. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat rutin diadakan untuk memperkuat nilai spiritual bagi tenaga kesehatan maupun pasien.

Dengan pesan yang disampaikan, Gus Dur menutup tausiah dengan ajakan agar setiap Muslim senantiasa berusaha meningkatkan kualitas iman melalui cinta kepada Allah dan Rasulullah. Menurutnya, cinta sejati kepada Rasul akan tercermin dalam sikap, tutur kata, dan amal perbuatan yang membawa manfaat bagi sesama.

Melalui peringatan Maulid Nabi ini, RS Paru Jember tidak hanya mengenang kelahiran sang junjungan, tetapi juga meneguhkan kembali semangat untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam keseharian.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *